“Sederhana saja. Mentoring itu ya biar kalian ini jadi calon ibu yang baik, bapak yang baik, kalau pengusaha ya pengusaha yang baik yang akhlaknya sesuai kaidah islam" (Muhammad Nur)
Tampilkan postingan dengan label indahnya islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indahnya islam. Tampilkan semua postingan
Jumat, 07 September 2012
Senyum pengertian
bukan untuk saling terkait membebani
melainkan untuk saling tersenyun memahami
dan saling mengerti dengan kelembutan nurani
(Salim A. Fillah)
"cintailah orang lain sebagaimana kau ingin dicintai. perlakukanlah oranglain sebagaimana kau ingin diperlakukan"
sepakatkah kita dengan pendapat John Gray tersebut?
ya, dulu.
John Gray, dalam kalimat tersebut mengajarkan kita untuk egois. padahal kita dengan yang lainnya berbeda. ada seorang sahabat yang lebih suka diam sendiri ketika dalam keterguncangan, tapi sahabat yang lain bisa jadi lebih suka bercerita ketika ia sedang dalam sebuah perkara yang rumit. jadi, akankah kita perlakukan mereka sama dengan keinginan kita untuk diperlakukan?
'mungkin kita telah mencintai orang lain dan melakukan hal terbaik baginya, sedangkan mereka tak merasa demikian. bahkan bisa saja, mereka merasa tersakiti dan terluka oleh cara kita mencintai dan memperlakukannya. sebagaimana sebaliknya, kita sering merasa oranglain menyakiti dan melukai kita padahal mungkin saja dia bermaksud mencintai kita setulus2nya'
"bukankah," kata Salim lagi , "lebih baik jika begini ? 'cintailah oranglain dengan cara sebagaimana mereka ingin dicntai. dan perlakukanlah orang lain sebagaimana mereka ingin diperlakukan.""
dalam dekapan ukhuwah kita berupaya untuk mengerti dan memahami orang-orang yang kita cintai dengan kelembutan nurani.
#Memy, mungkinkah kau juga begitu? kita lihat 2016 mendatang :)
Senin, 03 September 2012
Bukan Sekedar Berhijab
Hari ini, 4 September 2012, adalah hari peringatan jilbab sedunia. Sepertinya tak sia-sia perjuangan Marwa Al Sherbini teguh mengenakan jilbabnya, semoga pintu-pintu surga terbuka lebar menanti kedatanganmu.
jilbab bukan hal baru dan tabu untuk dibicarakan masa kini. Pemakainya semakin banyak, dan ia bukan lagi hanya sekedar simbol keagamaan. jilbab adalah alat sosial, pelindung badan, fashion dan juga industri. Perkembangan jilbab begitu luar biasa sampai-sampai Indonesia menobatkan diri sebagai kiblat fashion muslimah sedunia pada 2010 yang lalu.
alangkah gembira melihat saudari-saudari muslim kita ramai-ramai mengenakan jilbab,namun sepertinya ada yang ganjil. menyenangkan mengetahui begitu banyak model dan cara berjilbab masa kini sehingga muslimah berjilbab tak lagi dibilang kuno dan tak modis, namun seperti ada yang kosong dengan semua itu. jilbab itu di kepala mereka, hijab itu di tubuh mereka, hijab itu style mereka, tapi bagai kering tiada bertumbuh, aku tak melihat jilbab di hati mereka, ataukah aku yang kini kian buta dan merasa suci hingga tak bisa melihat kebaikan yang lain?
saudariku, tak kusalahkan kecintaanmu terhadap indahnya hijab yang begitu menawan dan mempercantikmu itu, hanya saja, tidakkah lebih baik kita benahi niat dan tampilan hijab kita sesuai yang Allah inginkan?
Jilbab itu...Jujur, Inisiatif, Lembut, Bijak, Amanah dan Beribadah dengan istiqomah (Teh Ninih Muthmainnah). Ia adalah perintah langsung dari Tuhan (Al-ahzab :59). Karenanya niatkan ia hanya untuk Dia, bukan karena tren, ingin tampil cantik atau yang lainnya. Pakailah ia dengan baik : yang tidak ketat, yang tidak transparan, menutup dada, dan tidak menimbulkan kesombongan karena memakainya. dan...jangan nodai jilbab dengan perilaku buruk kita. Biarkan mereka yang kenal dengan kita (hijabers) dengan tulus mengatakan, "itulah indahnya islam."
semoga, peringatan hari jilbab sedunia hari ini, kita bisa menemukan makna sejati dari hijab kita ;)
Langganan:
Postingan (Atom)
